Gamajatim.org, Kairo – Ajang Almamater Olympiad bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Kuncoro Giri Waseso, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir, dalam Grand Opening Almamater Olympiad yang diselenggarakan oleh IKPM Gontor pada Sabtu (28/3) di Kairo.

Dalam sambutannya, Kuncoro menyoroti pentingnya menjadikan kompetisi sebagai sarana pendidikan karakter. Ia menegaskan bahwa nilai proses lebih utama dibandingkan sekadar hasil akhir. “Meskipun bukan event terbesar, Almamater Olympiad dapat menjadi sarana membangun karakter generasi Indonesia yang mampu bersaing secara sehat dan berkarakter. Jadikan ajang ini sebagai tempat belajar dan memperkuat kebersamaan, bukan sekadar menang atau kalah. Bertandinglah dengan semangat dan junjung tinggi kejujuran,” ujarnya.

Kuncoro juga menambahkan bahwa proses dalam sebuah pertandingan memiliki nilai yang lebih penting dibandingkan hasil akhir karena mampu membentuk karakter pejuang.

Sementara itu, kegiatan pembukaan dimulai dengan upacara pada pukul 10.15 waktu setempat yang turut dihadiri oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kairo, Abdul Muta’ali, Ketua Wihdah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pembukaan acara dilakukan secara simbolis dengan penabuhan beduk oleh Duta Besar, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan janji wasit oleh perwakilan wasit serta janji pemain oleh perwakilan peserta.

Acara semakin semarak dengan berbagai penampilan seni, seperti musikalisasi puisi, lagu Gontor, tari Nusantara, serta penampilan seni bela diri Tapak Suci.

Penulis: Sitta Qurrota A’yun KamilEditor: Pena Airlangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *