Gamajatim.org, Kairo – Kelompok Walijatul Qur’an berhasil meraih juara pertama dalam lomba Syarhil Qur’an pada ajang Qur’an Festival perdana tahun 2026. Kejuaraan tersebut diumumkan pada acara Grand Closing yang digelar pada Minggu (8/3) di Qoah Idaroh Wafidin, Kairo.
Ketua pelaksana Qur’an Festival, Ashfa, menjelaskan bahwa proses penilaian berlangsung cukup ketat karena kualitas peserta yang dinilai sangat baik. Ia memaparkan bahwa terdapat beberapa aspek utama yang menjadi indikator penilaian dalam lomba tersebut.
“Penilaian Syarhil Qur’an dilihat dari kesesuaian ayat dengan tema dan penafsiran yang tepat, ketepatan membaca ayat, kemampuan retorika, penampilan, kerja sama tim, serta kreativitas penyajian,” jelas Ashfa.
Para juri juga mengaku terkesan dengan penampilan seluruh peserta yang dinilai mampu menyampaikan pesan Al-Qur’an dengan baik dan komunikatif di hadapan audiens.
Di sisi lain, salah satu juri memberikan apresiasi khusus kepada Zahra Khoirunnisa yang berperan sebagai pensyarah dalam kelompok Walijatul Qur’an. Zahra dinilai berhasil menyampaikan syarah Al-Qur’an dengan keberanian serta relevansi yang kuat dengan realitas kehidupan mahasiswa Indonesia di Mesir saat ini.
Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa lomba Syarhil Qur’an tidak hanya menilai kemampuan retorika dan pemahaman ayat semata, tetapi juga kemampuan peserta dalam mengaitkan pesan Al-Qur’an dengan kondisi sosial yang tengah dihadapi masyarakat.
Qur’an Festival 2026 sendiri merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan untuk menghidupkan semangat pengkajian Al-Qur’an di kalangan mahasiswa Indonesia di Mesir. Acara ini ditutup dengan Grand Closing yang dihadiri oleh peserta lomba, panitia, serta para tamu undangan.







