Gamajatim.org, Kairo – Forum Kajian Perempuan (Forkapan) 2026 resmi dibuka sebagai ruang diskusi bagi perempuan Indonesia di Mesir dengan mengangkat tema “Peran Perempuan untuk Peradaban”. Hal tersebut disampaikan oleh Salsabila Luthfiyani, Ketua Panitia Forkapan 2026, dalam pembukaan Forum Kajian Perempuan (Forkapan) yang diselenggarakan oleh Wihdah PPMI Mesir pada Kamis (16/7) di Aula Idaroh Wafidin, Buuts.

Dalam sambutannya, Salsabila menjelaskan bahwa tema Forkapan tahun ini diangkat untuk mengkaji kitab Illa Rabbati Al Uqul karya Dr. Nahla sebagai pijakan membangun kesadaran intelektual perempuan. Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan perempuan yang berkontribusi bagi kemajuan peradaban.

“Harapannya, setelah kajian ini akan lahir perempuan-perempuan yang melahirkan peradaban. Dalam kitabnya, Dr. Nahla menuliskan: kitab ini ditujukan kepada perempuan-perempuan yang sadar bahwa akal kita adalah tempat lahirnya peradaban,” ujar Salsabila.

Forum Kajian Perempuan (Forkapan) 2026 digelar sebagai wadah diskusi bagi perempuan Indonesia, khususnya mahasiswi Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir. Melalui forum ini, peserta diajak mendalami gagasan-gagasan yang berkaitan dengan peran perempuan dalam membangun peradaban melalui kajian ilmiah dan dialog.

Forkapan 2026 akan berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian kegiatan yang meliputi eksplorasi teks, dialektika gagasan, serta ditutup dengan dialog bersama penulis sebagai puncak diskusi.

Penulis: Yasfin QolbiEditor: Pena Airlangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *